Dukung Pemulihan Gizi Anak, Puskesmas Sebengkok Kolaborasikan Program PMT dan Makan Bergizi Gratis

BERANDANUSANTARA.CO.ID, TARAKAN – Puskesmas Sebengkok terus mengoptimalkan langkah-langkah pencegahan dan penanganan masalah gizi buruk serta stunting di wilayah kerjanya. Saat ditemui di ruang kerjanya, Kepala Puskesmas Sebengkok, dr. Putri Dian Vitasari, M.M., memaparkan bahwa pihaknya memiliki program khusus untuk memastikan pemenuhan nutrisi bagi anak-anak yang terindikasi mengalami masalah gizi, Jumat (21/08/26).

Menurut dr. Putri, intervensi utama dilakukan melalui program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) lokal yang bersumber dari anggaran pemerintah. Program pemantauan ini merangkul seluruh pasien dengan kondisi berat badan kurang, gizi kurang, hingga gizi buruk. “Saat ini di Puskesmas Sebengkok, kasus gizi buruk dalam pantauan kami ada dua orang,” jelas dr. Putri.

Untuk menangani kasus tersebut, Puskesmas Sebengkok menerapkan beberapa langkah strategis yang komprehensif. Langkah tersebut meliputi pemantauan perkembangan pasien yang didatangi secara rutin setiap bulan, pemberian suplemen gizi khusus dari Dinas Kesehatan, serta pelaksanaan program PMT selama 56 hari. Skema pemberian makanan dalam PMT ini terdiri dari enam hari berupa kudapan pendamping, dan satu hari berupa makanan berat.

Terkait kehadiran program Makan Bergizi Gratis (MBG), dr. Putri menyambut positif karena asupan makanan berat tersebut dinilai sangat membantu progres pemulihan gizi anak-anak. Meski demikian, ia memberikan catatan medis yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaannya. “Mungkin menunya yang agak disesuaikan, karena pasien gizi buruk itu takutnya ada beberapa gangguan lain di pencernaan,” tambahnya. Penyesuaian tekstur dan jenis menu menjadi sangat penting agar nutrisi dapat terserap maksimal tanpa membebani sistem pencernaan anak yang sedang rentan. (HI)