Kawal Stabilitas Harga dan Akses Hunian Warga, Wawali Tarakan Ikuti Rakor Strategis Kemendagri

BERANDANUSANTARA.CO.ID, TARAKAN – Guna memastikan stabilitas ekonomi daerah tetap terjaga sekaligus mendukung pemerataan akses hunian layak, Wakil Wali Kota Tarakan, Ibnu Saud Is., mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) secara virtual pada Senin (21/09/2026).

Terhubung langsung dari Ruang Rapat Wali Kota melalui platform Zoom Meeting, agenda rutin mingguan yang dipimpin oleh Sekretaris Jenderal Kemendagri ini tidak hanya berfokus pada dinamika ekonomi makro, tetapi juga dirangkaikan dengan pemantapan komitmen pemerintah daerah terhadap Program 3 Juta Rumah.

Dalam rakor tersebut, Kemendagri memaparkan rilis data ekonomi terkini di mana inflasi nasional pada Agustus 2026 tercatat di angka 0,21 persen. Kelompok makanan kembali menjadi penyumbang terbesar dengan andil 0,17 persen terhadap total inflasi. Fakta ini mendorong pemerintah pusat untuk menginstruksikan kewaspadaan ekstra kepada seluruh kepala daerah, khususnya terhadap pergerakan harga komoditas strategis seperti daging sapi dan minyak goreng.

Fokus perhatian juga tertuju pada tren ekonomi menjelang akhir bulan. Memasuki minggu ketiga September 2026, pemantauan harga pangan makin diintensifkan menyusul adanya catatan kenaikan harga beras secara umum. Kondisi ini menuntut Pemkot Tarakan untuk bersiap merumuskan langkah antisipatif dan operasi pasar jika diperlukan, demi menjamin ketersediaan pasokan dan melindungi daya beli masyarakat.

Di luar isu pengendalian harga bahan pokok, forum rakor ini juga menjadi wadah konsolidasi penting terkait percepatan Program 3 Juta Rumah. Pemerintah daerah diharapkan dapat memberikan dukungan penuh—baik dari sisi regulasi maupun perizinan—sebagai bentuk sinergi nasional dalam menuntaskan persoalan defisit penyediaan hunian layak dan terjangkau bagi masyarakat luas. (Hi/adv)