Lawan Dampak Kabut Asap Karhutla, Wawali Tarakan Apresiasi Penyaluran Ribuan Masker dan Vitamin dari FIF Group

BERANDANUSANTARA.CO.ID, TARAKAN – Ancaman kabut asap akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan memanggil kepedulian banyak pihak. Merespons kondisi tersebut, Wakil Wali Kota Tarakan, Ibnu Saud Is., memimpin langsung penyaluran bantuan sosial di Kelurahan Mamburungan pada Jumat (11/9/2026).

Bantuan yang bersumber dari Dana Sosial Syariah ini merupakan inisiatif nyata dari FIF Group Cabang Tarakan. Sebanyak 1.021 masker dan 240 boks vitamin didistribusikan sebagai perisai kesehatan bagi warga setempat yang terdampak langsung oleh penurunan kualitas udara.

Dalam sambutannya, Ibnu Saud memberikan apresiasi tinggi atas langkah proaktif FIF Group. Menurutnya, Corporate Social Responsibility (CSR) dari sektor swasta merupakan pilar krusial yang memperkuat napas pembangunan daerah.

“Pemerintah tentu tidak bisa bekerja sendiri dalam mengurai persoalan di masyarakat. Bantuan ini sangat tepat sasaran dan kami harap bisa langsung memberikan manfaat perlindungan bagi warga di tengah dampak kabut asap karhutla,” tegas Ibnu Saud.

Momen penyaluran bantuan ini juga menjadi panggung nyata kuatnya sinergi lintas sektor di Tarakan. Hal ini terlihat dari hadirnya Anggota DPRD Kota Tarakan (Dapil Tarakan Timur), jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala Dinas Kesehatan, Kepala BPBD, hingga Camat dan seluruh Lurah se-Kecamatan Tarakan Timur.

Kehadiran jajaran pemerintahan secara utuh ini menegaskan pesan bahwa pemerintah dan dunia usaha berdiri bersisian dalam melindungi masyarakat dari ancaman krisis lingkungan. Ibnu Saud berharap, langkah kepedulian dari FIF Group ini mampu memantik kembali semangat gotong royong yang menjadi akar kekuatan masyarakat.

Lebih jauh, sang Wakil Wali Kota juga menyoroti pentingnya kesiapsiagaan mitigasi bencana secara berkelanjutan. Mengingat letak geografis Indonesia yang berada di kawasan Pacific Ring of Fire (Cincin Api Pasifik), kolaborasi dari tingkat pemerintah, dunia usaha, hingga rukun tetangga adalah sebuah keharusan.

“Masyarakat harus terus meningkatkan kewaspadaan dan proaktif memantau peringatan dini dari pihak berwenang. Melalui kolaborasi yang terus terawat seperti hari ini, kita optimis bisa mewujudkan Kota Tarakan yang tangguh, adaptif, dan berkelanjutan,” pungkasnya. (adv/hi)