Kasus ISPA Sempat Melonjak 50 Persen Imbas Kabut Asap, Puskesmas Sebengkok Imbau Warga Tetap Waspada

BERANDANUSANTARA.CO.ID, TARAKAN — Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Sebengkok mencatat adanya lonjakan signifikan pada kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang menimpa warga pada bulan Agustus-September lalu. Kenaikan drastis ini dipicu oleh memburuknya kualitas udara akibat paparan kabut asap yang sempat menyelimuti Kota Tarakan.

Kepala Puskesmas Sebengkok, dr. Putri Dian Vitasari, M.M., mengungkapkan bahwa jumlah pasien yang datang dengan keluhan gangguan pernapasan, seperti batuk, pilek, dan sesak napas, sempat mengalami peningkatan yang sangat tajam.

“Pada bulan Agustus hingga september kemarin, kami mencatat memang sempat terjadi lonjakan kasus ISPA hingga sekitar 50 persen dibandingkan kondisi normal. Faktor pemicu utamanya sudah pasti karena paparan kabut asap yang membuat kualitas udara sangat buruk, sehingga saluran pernapasan masyarakat rentan mengalami infeksi,” jelas dr. Putri saat memberikan keterangan, Senin (05/10/2026).

Namun demikian, dr. Putri menyampaikan kabar baik bahwa kondisi saat ini sudah jauh lebih terkendali. Tren kasus ISPA di fasilitas kesehatan tersebut sudah menunjukkan penurunan yang teratur, seiring dengan membaiknya kualitas udara dan meredanya kabut asap di lingkungan masyarakat.

Meski kurva kasus mulai melandai, pihak Puskesmas mengingatkan masyarakat untuk tidak lengah terhadap potensi penyakit pernapasan. Edukasi terkait perlindungan diri terus digencarkan sebagai langkah antisipasi ke depan.

“Kami terus mengimbau masyarakat untuk membiasakan diri menggunakan masker, terutama saat kondisi udara sedang buruk atau berdebu. Pemakaian masker juga sangat diwajibkan bagi warga yang sedang sakit batuk atau pilek agar tidak menularkan virusnya kepada orang lain di sekitarnya,” imbaunya dengan tegas.

Sebagai langkah pencegahan dari dalam, dr. Putri juga menekankan pentingnya menjaga daya tahan tubuh. Masyarakat disarankan untuk mengonsumsi makanan bergizi, memperbanyak minum air putih, mengonsumsi vitamin bila perlu, serta memastikan waktu istirahat yang cukup agar sistem imun tubuh siap menangkal berbagai potensi infeksi saluran pernapasan.