BERANDANUSANTARA.CO.ID, BERAU — PT PLN (Persero) mengerahkan lebih dari 100 personel gabungan untuk mempercepat pemulihan jaringan Saluran Udara Tegangan Tinggi 150 kilovolt jalur Maloy-Talisayan di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, demi mengembalikan pasokan listrik yang terganggu akibat pohon tumbang, Minggu (25/10/2026).
Gangguan yang terjadi pada akhir pekan tersebut menyebabkan dua tower transmisi mengalami kerusakan parah hingga roboh dan memutus aliran listrik utama antarkota di wilayah perbatasan tersebut. Kondisi ini seketika berdampak langsung terhadap kestabilan aktivitas warga serta operasional fasilitas publik di daerah setempat.
Menghadapi situasi darurat tersebut, tim teknis di lapangan langsung bergerak cepat dengan merakit dan memasang struktur emergency tower atau tower darurat secara maraton. Pendekatan rekayasa teknik ini dipilih untuk memastikan suplai daya dapat segera mengalir kembali tanpa harus menunggu proses perbaikan permanen yang memakan waktu lebih lama.
Pengoperasian tower darurat berhasil memulihkan jalur transmisi dan mengembalikan pasokan listrik secara bertahap kepada para pelanggan di wilayah Berau.
General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur, Rizal Kuswardana, menjelaskan bahwa pengerjaan infrastruktur darurat ini melibatkan koordinasi lintas unit serta pengerahan tenaga ahli yang bekerja tanpa kenal lelah di tengah medan yang cukup berat.
“Alhamdulillah, berkat kerja keras dan kolaborasi seluruh tim PLN, jalur transmisi dari arah Kutai Timur menuju Tanjung Redeb kini berhasil kami pulihkan melalui pengoperasian tower darurat,”
— Rizal Kuswardana
Ia menambahkan bahwa pihaknya sangat memahami peran vital tenaga listrik bagi keberlangsungan hidup masyarakat serta roda perekonomian regional. Oleh karena itu, percepatan penanganan menjadi prioritas mutlak demi menghindari dampak kerugian yang lebih luas bagi sektor industri maupun rumah tangga.
Selain tantangan geografis yang tergolong ekstrem, petugas di lapangan juga harus menghadapi kendala cuaca yang kerap berubah-ubah di sekitar lokasi kejadian. Kendati demikian, kesiapan logistik dan material khusus yang didatangkan secara cermat mampu menunjang kelancaran proses perakitan struktur darurat tersebut sesuai target waktu yang ditetapkan.
Manajer PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Berau, Erwinton Naibaho, turut menyambut positif keberhasilan pengoperasian infrastruktur sementara ini yang memberikan tambahan pasokan daya signifikan bagi keandalan sistem kelistrikan setempat.
“Kami bersama seluruh entitas PLN terus mengoptimalkan pasokan dan mempercepat pemulihan pembangkit agar kondisi kelistrikan semakin membaik,”
— Erwinton Naibaho
Dengan beroperasinya jalur interkoneksi tersebut, konfigurasi jaringan kembali menggunakan sistem jalur tunggal yang memadai untuk memenuhi kebutuhan energi harian warga. PLN juga memastikan bahwa sistem proteksi di gardu induk terkait berfungsi optimal guna mengamankan peralatan dari potensi lonjakan arus.
Ke depan, manajemen perusahaan berkomitmen untuk mengevaluasi secara menyeluruh kekuatan konstruksi jaringan serta mengintensifkan pemeliharaan jalur hijau di sekitar hak guna bangunan. Langkah mitigasi ini diharapkan mampu meminimalisasi risiko insiden serupa akibat faktor cuaca ekstrem di kemudian hari.
