BERANDANUSANTARA.CO.ID, MALINAU — Bupati Malinau Wempi W Mawa memimpin langsung upaya pembentukan karakter generasi muda dengan mengajak seluruh pelajar di wilayahnya untuk menghafal serta menerapkan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam lima ikrar pelajar Indonesia dalam aktivitas sehari-hari, Senin (04/11/2026).
Ajakan tersebut disampaikan bupati saat melakukan kunjungan kerja mendadak ke sejumlah lembaga pendidikan, termasuk Sekolah Dasar Negeri 001 Malinau Kota dan Sekolah Dasar Negeri 002 Malinau Kota. Kehadiran kepala daerah di ruang-ruang kelas tidak hanya bertujuan untuk meninjau fasilitas fisik dan infrastruktur sekolah, tetapi juga berdialog secara langsung guna mendengarkan berbagai aspirasi serta keluhan dari para guru dan peserta didik di kawasan perbatasan tersebut.
Dalam kesempatan interaktif di hadapan puluhan murid, Bupati Wempi secara spontan beralih peran menjadi seorang pengajar. Ia memberikan motivasi khusus kepada para pelajar mengenai pentingnya memahami arti sebuah proses dalam meraih kesuksesan, serta mengingatkan agar anak-anak tidak mudah menyerah dalam menuntut ilmu demi masa depan daerah.
Pemerintah Kabupaten Malinau berkomitmen memperkuat pengawasan pembinaan karakter siswa demi mencetak generasi unggul yang berintegritas di wilayah perbatasan.
"Ikrar Pelajar Indonesia yang berisi lima poin penting harus diresapi dan diterapkan dalam tindakan nyata, mulai dari disiplin waktu datang ke sekolah, menjaga kebersihan, hingga menghormati guru serta sesama teman tanpa memandang latar belakang sosial," ujar Wempi W Mawa saat memberikan pengarahan kepada para pelajar di Malinau.
Pemerintah daerah menilai bahwa fondasi pendidikan dasar memegang peranan krusial dalam menumbuhkan mentalitas tangguh di tengah arus modernisasi. Melalui penanaman nilai-nilai nasionalisme, kepatuhan terhadap norma agama, serta semangat gotong royong yang tertuang dalam ikrar tersebut, para siswa diharapkan mampu terhindar dari berbagai pengaruh negatif dan kenakalan remaja.
"Guru bukan hanya pengantar ilmu pengetahuan di atas papan tulis, melainkan arsitek utama peradaban bangsa yang membentuk moral, etika, dan integritas generasi muda di wilayah perbatasan dan pedalaman."
— Wempi W Mawa
Kepala sekolah dan jajaran dewan guru menyambut positif langkah proaktif yang diambil oleh pemerintah daerah ini. Kehadiran langsung pemimpin di tengah kegiatan belajar mengajar dinilai mampu memberikan suntikan semangat tersendiri, sekaligus mempererat sinergi antara pihak sekolah, orang tua murid, dan pemerintah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif di Kabupaten Malinau.
