HomeBeritaJaga Stabilitas Harga, Mendagri Dorong Penguatan Operasi Pasar Akhir Tahun

Jaga Stabilitas Harga, Mendagri Dorong Penguatan Operasi Pasar Akhir Tahun

BERANDANUSANTARA.CO.ID, JAKARTA — Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian memerintahkan seluruh jajaran pemerintah daerah untuk memperkuat pelaksanaan operasi pasar secara berkala dan terukur guna menjaga stabilitas harga pangan serta melindungi daya beli masyarakat dari potensi lonjakan inflasi menjelang perayaan Natal 2026 dan Tahun Baru 2027, Selasa (27/10/2026).

Kenaikan harga bahan pokok merupakan siklus berulang yang hampir selalu terjadi setiap tahun di berbagai wilayah Indonesia akibat peningkatan permintaan musiman. Selain faktor perayaan hari besar keagamaan, kondisi cuaca yang memasuki musim penghujan sering kali mengganggu kelancaran distribusi komoditas hortikultura dari daerah sentra produksi menuju pasar-pasar konsumsi di perkotaan.

  • Pemerintah daerah diinstruksikan memperkuat operasi pasar murah secara berkala.
  • Penyaluran bantuan sosial dipercepat guna menjaga daya beli masyarakat rentan.
  • Subsidi ongkos angkut disiapkan untuk mengatasi disparitas harga antarwilayah.

Menghadapi tantangan rantai pasok yang kerap tersendat, Kementerian Dalam Negeri bersama Badan Pangan Nasional serta Tim Pengendalian Inflasi Pusat terus memantau pergerakan harga harian di ratusan kabupaten dan kota. Data menunjukkan bahwa komoditas bergejolak atau volatile food menjadi penyumbang terbesar fluktuasi inflasi bulanan di berbagai daerah.

“Intervensi pasar melalui pasar murah dinilai menjadi instrumen paling efektif untuk meredam laju inflasi jangka pendek sekaligus menjaga daya beli masyarakat kelas menengah ke bawah yang rentan terhadap fluktuasi harga.”

— Muhammad Tito Karnavian

Pemerintah daerah diminta untuk mengoptimalkan anggaran belanja tak terduga demi mendanai subsidi distribusi pangan dan menanggung biaya pengiriman bahan pokok dari daerah produsen. Dengan adanya subsidi ongkos angkut tersebut, harga jual komoditas di pasar murah dapat ditekan hingga berada di bawah harga rata-rata pasaran.

Kementerian Dalam Negeri mencatat puluhan kabupaten dan kota menunjukkan tren kenaikan harga pangan yang memerlukan intervensi segera menjelang pergantian tahun.

Selain mengintensifkan pasar murah, penyaluran bantuan sosial pangan juga dipandang sebagai jaring pengaman sosial yang krusial untuk menjaga tingkat konsumsi rumah tangga berpenghasilan rendah. Program ini harus dipastikan tepat sasaran berdasarkan data terpadu kesejahteraan sosial agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh warga yang membutuhkan.

“Koordinasi lintas instansi antara pemerintah pusat, daerah, TNI, Polri, serta dunia usaha terus dipererat guna mengawasi jalur distribusi logistik pangan agar tetap lancar tanpa hambatan berarti.”

— Muhammad Tito Karnavian

Pengawasan ketat terhadap jalur logistik ini penting untuk mencegah adanya praktik spekulasi harga maupun penimbunan barang pokok oleh oknum tidak bertanggung jawab. Melalui berbagai instrumen kebijakan fiskal dan operasi pasar yang terstruktur, pemerintah optimis laju inflasi pada akhir tahun dapat dikendalikan dengan baik.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments

error: Content is protected !!